Sosial

Pembinaan Panjang Berbuah Juara Umum MTQ Nasional, Kafilah Kaltim Puncaki Semarang

Kafilah Kalimantan Timur menempati posisi teratas pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI yang berakhir di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam.

Hasil penilaian Dewan Hakim menempatkan Kalimantan Timur sebagai juara umum. Jawa Tengah berada di posisi kedua, sedangkan Sumatera Utara dan Jawa Barat sama-sama berada pada posisi ketiga.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai capaian tersebut berkaitan dengan ketekunan, kedisiplinan, dan proses pembinaan dalam jangka panjang. Pernyataan itu memberi konteks bahwa prestasi kompetisi bukan hanya ditentukan oleh persiapan menjelang perlombaan, tetapi keberlanjutan pembinaan peserta.

Kalimantan Timur memiliki peluang mempertahankan piala bergilir secara permanen apabila kembali menjuarai MTQ Nasional berikutnya di Jakarta. Namun, capaian tersebut masih merupakan target masa depan dan tidak dapat dianggap sebagai hasil yang sudah pasti.

Prestasi di Semarang dapat digunakan sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem pembinaan qari, hafiz, mufasir, kaligrafer, dan cabang lain yang dipertandingkan.

Fokus selanjutnya berada pada bagaimana capaian tersebut diterjemahkan menjadi pembinaan yang lebih luas, bukan hanya persiapan mempertahankan gelar.